Prabowo Tegaskan: Militer Kuat Benteng Bangsa dari Dilindas

Presiden terpilih, Prabowo Subianto, kembali menegaskan pentingnya memiliki kekuatan militer yang tangguh sebagai benteng utama bangsa. Menurutnya, sejarah membuktikan bahwa negara yang lemah cenderung mudah “dilindas” atau diintervensi oleh kekuatan asing. Pernyataan ini menjadi pengingat serius akan urgensi modernisasi alutsista dan peningkatan profesionalisme prajurit, demi menjaga kedaulatan dan martabat Indonesia di kancah global.

Pelajaran Sejarah: Jangan Sampai Terulang

Prabowo seringkali mengulang narasi tentang pentingnya belajar dari sejarah. Banyak negara yang kehilangan kedaulatan atau terpaksa tunduk karena kekuatan pertahanannya lemah. Ia menekankan bahwa Indonesia, dengan kekayaan sumber daya dan posisi geostrategisnya, harus memiliki militer yang disegani. Ini adalah jaminan agar bangsa ini tidak mudah diintimidasi atau dimanfaatkan oleh pihak lain.

Modernisasi Alutsista: Fondasi Kekuatan Militer

Untuk mewujudkan militer yang kuat, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi prioritas utama. Pembelian pesawat tempur canggih, kapal selam, dan sistem pertahanan udara mutakhir adalah investasi jangka panjang. Hal ini bukan hanya sekadar membeli peralatan, tetapi juga membangun kemandirian industri pertahanan dalam negeri, sehingga tidak terlalu bergantung pada negara lain.

Profesionalisme Prajurit: Lebih dari Sekadar Peralatan

Namun, kekuatan militer tidak hanya diukur dari alutsista. Profesionalisme prajurit adalah inti sesungguhnya. Latihan intensif, pendidikan berkelanjutan, dan penanaman nilai-nilai kedisiplinan serta loyalitas menjadi sangat penting. Prajurit yang terlatih, berintegritas, dan memiliki semangat juang tinggi akan menjadi tulang punggung pertahanan negara yang tak tergantikan.

Diplomasi Kuat Didukung Militer Tangguh

Prabowo juga meyakini bahwa diplomasi yang kuat harus didukung oleh kekuatan militer yang tangguh. Dengan militer yang disegani, posisi tawar Indonesia di forum internasional akan semakin kuat. Ini memungkinkan Indonesia untuk berbicara lebih lantang dalam menjaga kepentingan nasional, berkontribusi pada perdamaian dunia, dan menolak segala bentuk intervensi dari pihak luar.

Membangun Pertahanan yang Komprehensif

Visi Prabowo adalah membangun pertahanan yang komprehensif, mencakup kekuatan darat, laut, dan udara, serta keamanan siber untuk menjadi benteng utama bangsa. Investasi pada sektor pertahanan adalah investasi untuk masa depan bangsa. Dengan militer yang kuat, Indonesia akan menjadi negara yang berdaulat penuh, mandiri, dan mampu melindungi seluruh rakyatnya dari segala bentuk ancaman, baik militer maupun non-militer.

Tulisan ini dipublikasikan di berita, Militer. Tandai permalink.